The Discourse of Transformative-Critical Pedagogy Among Modernist Muslims

Mohamad Ali

DOI: https://doi.org/10.23917/iseedu.v1i1.5418

Abstract

The 1980s is the starting point for the discourse of the transformative-critical pedagogy among Indonesian Muslim scholars. It is Paulo Freire, a Brazilian pedagogue and critical social thinker, who introduces the early idea of transformative-critical and attempts to understand Islam empirically, at once. Initially, this idea exclusively discussed by NGO activists and Catholic clergies. Subsequently, the struggle between transformative-critical pedagogy and transformative Islamic thought generates a new concept known as Transformative Islamic Education (TIE). From a restricted theme among the NGOs, it expands as a discourse among lecturers of higher education. This sociological-based expansion allows modernist Muslims to participate in this litigious intellectual discussion. Ahmad Syafii Maarif, Moeslim Abdurrahman, Abdul Malik Fadjar, Noeng Muhadjir, Mochtar Buchori, Amin Abdullah, Musa Asyari, Abdul Munir Mulkhan, and Said Tuhuleley, to mention some modernist Muslim pedagogues who are renowned in the discussion and implementation of critical pedagogy. Essentially, the discourse of critical pedagogy among modernist Muslims has prompted the possibility of different nuances in defining transformative Islamic education.

Keywords

Critical Pedagogy; Modernist Muslims; Transformative Islamic Education

Full Text:

PDF

References

Abdurrahman, Moeslim. Islam yang Memihak. Yogyakarta: LKiS, 2005.

Ali, Mohamad. “Pendidikan Yang Memerdekakan” in Harian Solopos, Senin 21 Agustus 2017.

------------------. Pendidikan Berkemajuan: Refleksi Praksis Pendidikan KH Ahmad Dahlan. Yogyakarta: Disertasi PPS UNY, 2016. On-going publication process.

----------------. “Arus Pendidikan Islam Transformatif di Indonesia: Sebuah Penjajagan Awal” dlm. Suhuf vol. 29, No. 1, Mei 2017.

--------------------.“Pendidikan Transformatif untuk Perbaikan Kehidupan” in Mohamad Ali. Menyemai SBI Refleksi Modal Sosial dan Modal Budaya. Yogyakarta: Suara Muhammadiyah, 2012.

Ali, Fachry & Bahtiar Effendy. Merambah Jalan Baru Islam. Bandung: Mizan, 1986.

Anwar, M. Syafii. Pemikiran dan Aksi Islam Indonesia. Jakarta: Paramadina, 1995.

Berita Resmi Muhammadiyah (BRM) No. 1/2010-2015, Syawwal 1431 H/September 2010.

Beling dan Totten (Ed.). Modernisasi Masalah Model Pembangunan. Jakarta: Rajawali Pers, 1985.

Berger, Peter L. Piramida Kurban Manusia: Etika Politik dan Perubahan Sosial. (A. Rahman Tolleng, Trans.). Jakarta, LP3ES, 1985.

Budiman, Arif. Teori Pembangunan Dunia Ketiga. Jakarta: Gramedia, 2001. Cet. III

Buchori, Mochtar. Pendidikan Antisipatoris. Yogyakarta: Kanisius, 2001.

Danuwinata, F. “Prawacana” in Paulo Freire. Pendidikan Kaum Tertindas. Jakarta: LP3ES, 2011.

Dewey, John. Democracy and Education. Pennsylvania: The Pennsylvania State University, 2001.

----------------.John Dewey. Experience and Education. New York: Collier Books, 1963.

Fadjar, Abdul Malik. Visi Pembaharuan Pendidikan Islam. Jakarta: LP3NI, 1988.

Fakih, Mansour. Jalan Lain: Manifesto Intelektual Organik. Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2011.

----------------. “Muhammadiyah sebagai Gerakan Pembebasan: Mempertegas Pemihakan Kepada Kaum Dhu’afa” dlm. Din Syamsuddin (Ed.). Muhammadiyah Kini dan Esok. Jakarta: Panjimas, 1990.

----------------dkk. Belajar dari Pengalaman: Panduan Latihan Pemandu Pendidikan Orang Dewasa untuk Pengembangan Masyarakat. Jakarta: P3M, 1986.

Freire, Paulo. Pendidikan Kaum Tertindas. (Utomo Danadjaya, et al., Trans.). Jakarta: LP3ES, Cet. VII, 2011.

---------------. Pendidikan sebagai Praktek Pembebasan. (Alois A. Nugroho, Trans.). Jakarta: Gramedia, 1984.

---------------. Pedagogi Hati. Yogyakarta: Kanisius, 2001.

---------------. Pedagogi Pengharapan. Yogyakarta: Kanisius, 2001.

---------------. Politik Pendidikan: Kebudayaan, Kekuasaan, dan Pembebasan. Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2007.

---------------. Pendidikan Masyarakat Kota. Yogyakarta: LKiS, 2008.

Hasan, A Rifai (Ed.). Tinjauan Kritis Tentang Pembangunan. Jakarta: LSAF, 1985.

Hidayat, Rakhmat. Pedagogi Kritis: Sejarah, Perkembangan, dan Pemikiran. Jakarta: Rajawali Pers, 2013.

Hoogvelt, Ankie M.M. Sosiologi Masyarakat Sedang Berkembang. (Alimandan. Trans.). Jakarta: Rajawali Pers, 1985.

Illich, Ivan. Bebaskan Masyarakat dari Sekolah. (Sony Keraf, Trans.). Jakarta: YOI, Edisi Revisi, 2000.

Karim, M. Rusli. “Pendidikan Islam sebagai Upaya Pembebasan Manusia”, in Muslih Usa (Ed.). Pendidikan Islam di Indonesia Antara Cita dan Fakta. Yogyakarta: Tiara Wacana, 1991.

Khoirudin, Azaki. 2016. “Genealogi Pemikiran Pendidikan dalam Sistem Perkaderan Ikatan Pelajar Muhammadiyah 1961-2015.” Tesis, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.

Maarif, Ahmad Syafii. “Pendidikan Islam sebagai Paradigma Pembebasan” in Muslih Usa (Ed.). Pendidikan Islam di Indonesia Antara Cita dan Fakta. Yogyakarta: Tiara Wacana, 1991.

Mangunwijaya, Y.B. “Paradigma Baru bagi Pendidikan Rakyat” in Prisma No. 7/ Juli 1980.

Martin, Jay. The Education of John Dewey: A Biography. New York: Columbia University Press, 2002.

Muller, Johannes. “Pendidikan untuk Apa dan Siapa?: Pengintegrasian Pendidikan dan Pembangunan Masyarakat di Indonesia” dlm. Prisma No.11/November, 1979.

-------------------. “Pendidikan sebagai Jalan Pembebasan Manusia dari Cengkeraman Kemelaratan” in Prisma No. 7 Juli 1980.

Muhadjir, Noeng. Ilmu Pendidikan dan Perubahan Sosial: Teori Pendidikan Pelaku Sosial Aktif. Yogyakarta: Rake Sarasin, 2000.

Mulkhan, Abdul Munir. Nalar Spiritual Pendidikan. Yogyakarta: Tiara Wacana, 2002.

Mujani, Saiful. “ Pembaruan versi LSM: Teologi sebagai Pergumulan”, in Jurnal Ilmu dan Kebudayaan Ulumul Qur’an. No.1/Vol. IV/1993.

Nitiprawiro, Fr. Wahono. Teologi Pembebasan: Sejarah, Metode, Praksis, dan Isinya. Jakarta: Sinar Harapan, 1987.

Raharjo, M. Dawam. Esai-Esai Ekonomi Politik. Jakarta: LP3ES, 1985.

----------------------- (Ed.). Pesantren dan Pembaharuan. Jakarta: LP3ES, 1995.

---------------------- (Ed.). Pergulatan Dunia Pesantren: Membangun Dari Bawah. Jakarta: LP3ES, 1985.

Manfred Oepen and Wolfgang Karcher (Ed.). 1987. Dinamika Pesantren: Dampak Pesantren dalam Pendidikan dan Pengembangan Masyarakat. Jakarta: P3M.

Reimer, Everett 1987. Sekitar Eksistensi Sekolah. (M. Soedomo, Trans.). Yogyakarta: Hanindita, 1987.

Sastrapratedja, M. et al. (Ed.). Menguak Mitos-Mitos Pembangunan Telaah Etis dan Kritis. Jakarta: Gramedia, 1986.

Sudiarja, A. “Filsafat Pendidikan Paulo Freire”, in F. Danuwinata et.al. (Ed.). Dari Sudut-Sudut Filsafat. Yogyakarta: Kanisius, 1977.

Sutrisno, Mudji. Pendidikan Pemerdekaan. Jakarta: YOI, 1995.

Tjokroamidjojo, Bintoro and Mustopadidjaja A.R. Teori dan Strategi Pembangunan Nasional. Jakarta: Gunung Agung, 1984.

Tilaar, H.A.R. et al. Pedagogi Kritis: Perkembangan, Substansi, dan perkembangannnya di Indonesia. Jakarta: Rineka Cipta, 2011.

Topatimasang, Roem. Sekolah itu Candu. Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2004

Tuhuleley, Said. Pendidikan Kemerdekaan Diri dan Hak Si Miskin untuk Bersekolah. Yogyakarta: Pusat Studi Muhammadiyah UMY, 2005.

Wahid, Abdurrahman. “Kata pengantar, Pembebasan Melalui Pendidikan: Punyakah Keabsahan? Tinjauan Sepintas atas Sebuah pendekatan”, in Pendidikan sebagai Praktek Pembebasan. (Alois A. Nugroho, Trans.). Jakarta: Gramedia, 1984.

Zamroni. Pendidikan Demokrasi pada Masyarakat Multikultural. Yogyakarta: Gavin Kalam Utama, 2011.

Article Metrics

Abstract view(s): 355 time(s)
PDF: 173 time(s)

Refbacks

  • There are currently no refbacks.