PEMBERDAYAAN IBU-IBU KELOMPOK WANITA TANI DAN PKK DI DESA SINDON BOYOLALI MELALUI PENGEMBANGAN PRODUK GREENBOS DAN NUGGET DARI SAYURAN

Rusdin Rauf, Pramudya Kurnia

DOI: https://doi.org/10.23917/warta.v21i2.4569

Abstract

Tingginya produksi sayuran, seringkali berdampak pada rendahnya harga jual. Pengolahan produk pangan berbasis tepung sayuran, tidak hanya sebagai upaya untuk meningkatkan konsumsi sayuran, tetapi juga dapat mempertahankan nilai ekonomi sayuran, terutama pada saat musim panen. Greenbos dan nugget merupakan produk pangan yang sangat potensial dikembangkan dari tepung sayuran. Disamping karena citarasanya yang khas, produk tersebut juga memberikan warna yang menarik serta baik untuk kesehatan. Tujuan dari pelaksanaan pengabdian masyarakat ini adalah untuk memberikan keterampilan bagi ibu-ibu kelompok wanita tani dan PKK di Desa Sindon Boyolali, dalam memproduksi greenbos dan nugget dari tepung sayuran. Metode pengabdian diawali dengan pengenalan proses produksi tepung sayuran. Kemudian mitra diberikan pelatihan pembuatan produk berbasis tepung sayuran. Tahap evaluasi dilakukan dengan meminta mitra untuk membuat produk dengan mengembangkan resep dan ide kreatif. Hasilnya menunjukkan bahwa mitra telah memiliki keterampilan yang baik dalam memproduksi greenbos dan nugget dari tepung sayuran.

Keywords

tepung sayuran, greenbos, nugget, Sindon, Boyolali

References

BAPPEDA Kabupaten Boyolali, 2015. Kabupaten Boyolali dalam Angka tahun 2014. Badan Perencanaan pembangunan Daerah Kabupaten Boyolali.

BPS Kabupaten Boyolali, 2016. Kecamatan Ngemplak dalam Angka. Badan Pusat Statistik Kabupaten Boyolali.

Duncan, K., Chompoothong, N., dan Burnette, R., 2012. Produksi Sayuran di Sepanjang Musim Hujan, ECHO Asia Notes, A Regional Supplement to ECHO Development Notes Issue 13, April 2012, http://c.ymcdn.com/sites/members.echocommunity.org/resource/collection/2ADC04E9-EE7C-48C0-8DC9-826B93145277/13_Produksi_Sayuran_di_Sepanjang_Musim_Hujan_FN2_Tyas_%281%29.pdf diakses pada 4 Maret 2015.

Koswara, S., 2009. Teknologi Pengolahan Sayuran dan Buah-Buahan (Teori dan Praktek), eBookPangan.com,http://tekpan.unimus.ac.id/wp-content/uploads/2013/07/Teknologi-Pengolahan-Sayuran-dan-Buah-buahan-Teori-dan-Praktek.pdf diakses pada 2 Maret 2015.

Ojagh, S. M., Shabanpour, B. dan Jamshidi, A., 2013. The effect of different pre-fried temperatures on physical and chemical characteristics of silver carp fish (Hypophthalmichthys molitrix) Nuggets. World Journal on Fish and Marine Sciences, 5 (4): 414 – 420.

Rauf, R., 2013. Sanitasi Pangan & HACCP. Penerbit Graha Ilmu, Yogyakarta.

Rauf, R., 2015. Kimia Pangan. Penerbit ANDI, Yogyakarta.

Rauf, R. dan Sarbini, D., 2015. Daya serap air sebagai acuan untuk menentukan volume air dalam pembuatan roti dari campuran tepung terigu dan tepung singkong. AGRITECH, 35 (3): 324 – 330.

Rauf, R., Muhtadi, Harismah, K., dan Saifuddin, (2015). Pendampingan pembuatan mie dan biskuit dari tepung sayuran pada kelompok ibu-ibu petani di Desa Sindon Ngemplak Boyolali. The 2nd University Research Colloquium 2015: 277-282.

Rusmana, D., Saefulhadjar, D., (2007), Pengaruh Pengolahan Limbah Sayuran Secara Mekanis Terhadap Kecernaan dan Efisiensi Penggunaan Protein pada Ayam Kampung Super, Penelitian Peneliti Muda, Tidak Dipublikasikan, Universitas Padjajaran Bandung.

Santoso, A., (2011), Serat pangan (dietary fiber) dan manfaatnya bagi kesehatan. Magistra, No. 75 Th. XXIII Maret 2011, 35-40.

Slamet, A., (2011), Fortifikasi tepung wortel dalam pembuatan bubur instan, AGROINTEK, 5 (1): 1-8.

Syahza, A., (2003), Peluang Pengembangan Agribisnis Sayur-Sayuran di Kabupaten Karimun Riau, Jurnal SAGU, Vol. 2 No. 3, 27-33.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.