PROGRAM KEMITRAAN MASYARAKAT: PMT PENYULUHAN PANGAN LOKAL DI DESA SUKARAME KECAMATAN SUKARAME KABUPATEN TASIKAMALAYA JAWA BARAT

Lilik Hidayanti(1*), Sri Maywati(2)

(1) Faculty of Health Science Siliwangi University Tasikmalaya, West Java, Indonesia
(2) Siliwangi university
(*) Corresponding Author

Abstract

Posyandu dapat berperan sebagai early warning system sehingga balita tidak sampai masuk kategori kurus dan sangat kurus. Salah satu titik lemah yang menyebabkan rendahnya partisipasi di posyandu (D/S) adalah tidak adanya atau tidak beragamnya PMT penyuluhan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan agar sasaran tahu, mampu dan mau membuat PMT penyuluhan lokal menggunakan bahan baku sukun dan ikan mujair untuk meningkatkan D/S.  Mitra sebanyak 30 orang ibu yang menjadi sasaran posyandu Edelweis dan Dahlia Desa Sukarame, Kecamatan Sukarame Kabupaten Tasikmalaya. Kegiatan pengabdian masyarakat yang dilakukan berupa Promosi makanan jajanan sehat bergizi berbahan pangan lokal dengan metode emo demo, ToT dan pelatihan pembuatan PMT penyuluhan berbahan sukun dan ikan mujair, manajemen pengadaan PMT penyuluhan melalui pemicuan, sosialisasi  dan pendampingan. Hasil promosi dengan emo demo menunjukkan bahwa ada perbedaan hasil pre test dan post test (0,00).  Hasil pelatihan menunjukkan bahwa dari 3 perwakilan sasaran dari 3 kelompok yang berbeda menunjukkan sasaran telah mampu membuat PMT penyuluhan. Hasil pemberdayaan menunjukkan sasaran telah memberikan PMT penyuluhan berupa kudapan berbahan sukun dan ikan mujair pada saat hari bukaan posyandu. Kegiatan penyiapan PMT penyuluhan dilakukan secara bergotong royong secara terjadwal setiap hari bukaan posyandu  perlu terus ditingkatkan dengan mengikutsertakan seluruh sasaran di posyandu.

Keywords

Posyandu, PMT penyuluhan, sukun, Ikan Mujair

References

Ali Khomsan, 2013, Penyuluhan & Makanan Tambahan, Titik Lemah Posyandu. Gatranews

BAPPENAS, 2011, RANPG - Rencana Aksi Nasional Pangan dan Gizi 2011-2015, BAPPENAS, Jakarta

Birch, L, et al, 2007. Influences on the Development of Children’s Eating Behaviours : From Infancy to Adolescence. Can J Diet Pract Res.

Dinas Pertanian Tanaman Pangan Provinsi Jawa Barat, 2016. Sentra Produksi Komoditas Unggulan Jawa Barat dan Unggulan Nasional.

Faith, M.S, et al, 2001.Effect of contigent television on physical activity and television viewing in obese children. Pediaatrics

Jacka, F.N, et al, 2011, The association between habitual diet quality and the common mental disorders in community-dwelling adults: the Hordaland Health study. Psychosom Med

Kemenkes RI, 2010, Pedoman Kader Seri Kesehatan Anak, Kemenkes RI, Jakarta

Kemenkes RI, 2011, Panduan Penyelenggaran Pemberian Makanan Tambahan Pemulihan Bagi Balita Gizi Kurang (Bantuan Operasional Kesehatan), Kemenkes RI, Jakarta

Kemenkes. 2014. Hasil Riskesdas 2013. Kemenkes RI

Lilik Hidayanti & Sri Maywati. 2015. Food Security and Nutritional Status of under the age of five Children in Low Income Family in Sukarame Tasikmalaya. Proceedings ISPHE UNNES 2015ISBN 978-602-14215-8-1

Meyliana, dkk. 2013. Potensi Budidaya Ikan Mujair: Studi Kasus di Kecamatan Leuwisari Tasikmalaya, Laporan Penelitian Universitas Maranantha

Puskesmas Sukarame, 2016, Laporan Tahunan Puskesmas Sukarame, Puskesmas Sukarame

Article Metrics

Abstract view(s): 172 time(s)
PDF (Bahasa Indonesia): 264 time(s)

Refbacks

  • There are currently no refbacks.